Strategi Penampungan Wanita 2023 hingga 2026

Women's Shelter Association adalah organisasi nirlaba yang dijalankan oleh para wanita yang menjadi korban kekerasan pasangan dan anak-anak mereka. Semua kegiatan di tempat penampungan ini ditujukan untuk kesejahteraan para wanita dan anak-anak mereka.

PERAN perkumpulan menurut anggaran dasarnya adalah:

  1. Untuk menjalankan tempat penampungan bagi wanita dan anak-anak mereka yang telah menjadi korban kekerasan emosional, fisik, atau seksual dalam hubungan intim.
  2. Untuk memberikan saran dan informasi kepada korban kekerasan dan keluarga mereka.
  3. Untuk mempromosikan pendidikan dan diskusi masyarakat tentang kekerasan berbasis gender.

VISI organisasi ini adalah agar semua perempuan dan anak-anak mereka yang telah menjadi korban kekerasan dalam hubungan intim menerima dukungan, tempat tinggal sementara, dan rumah yang penuh kasih sayang. Organisasi ini juga memainkan peran utama dalam pendidikan dan diskusi masyarakat tentang kekerasan berbasis gender dalam hubungan intim dan keseriusannya.

Nilai-nilai organisasi yaitu PROFESIONALISME, CINTA, dan FLEKSIBILITAS menjadi prinsip panduan dalam semua kegiatan tempat penampungan, baik internal maupun eksternal.

 

Strategi ini dibagi menjadi tiga komponen utama:

Aktivitas dan layanan profesional

Penekanannya adalah pada penerimaan semua perempuan dan membantu mereka dengan profesionalisme dan fleksibilitas. Perempuan dan anak-anak mereka yang terpaksa meninggalkan rumah karena kekerasan akan diterima. Tempat penampungan dan telepon daruratnya buka 24 jam sehari, setiap hari sepanjang tahun. Selain itu, layanan wawancara juga disediakan untuk perempuan yang mengalami kekerasan dalam hubungan intim tetapi tidak tinggal di tempat penampungan. Penekanannya adalah pada perempuan yang menentukan jalan hidup mereka sendiri dengan dukungan profesional dan pemberdayaan dari konselor. Perempuan diberi ruang untuk memproses pengalaman dan pengalaman mereka. Perempuan juga menerima nasihat dan dukungan terkait hubungan mereka dengan lembaga dan badan publik. Tempat penampungan perempuan berupaya menjalin hubungan baik dengan para mitranya, yang diharapkan dapat mempermudah penyelesaian masalah para perempuan yang mencari perlindungan di tempat penampungan.

Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sesuai dengan usia dan perkembangan mereka. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan bahwa anak-anak menerima dukungan berkualitas tinggi dan berkelanjutan selama mereka tinggal di sana. Pekerjaan anak-anak dikembangkan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun tempat penampungan dan juga mempertimbangkan penelitian dan pengetahuan terbaru tentang konsekuensi kekerasan terhadap anak-anak. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan bahwa anak-anak menerima layanan dalam sistem yang mereka butuhkan.

Pendidikan, komunikasi dan hubungan masyarakat

Tempat penampungan tersebut menyediakan pendidikan tentang kekerasan berbasis gender dalam hubungan intim dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan manifestasi dan konsekuensinya serta sumber daya yang tersedia. Tempat penampungan tersebut mengambil inisiatif untuk menyediakan pendidikan bagi sekolah menengah dan lembaga-lembaga besar di negara tersebut dan siap untuk bekerja sama jika diminta. Informasi tentang kegiatan dan pendidikan tersedia di situs web dan media sosial tempat penampungan tersebut. Peningkatan pengetahuan dan pendidikan dipromosikan bagi para wanita yang mencari tempat penampungan tersebut dengan tujuan untuk memberdayakan mereka. Kegiatan tempat penampungan tersebut dibuat terlihat dengan secara teratur menyediakan informasi kepada media, berpartisipasi dalam media sosial dan dengan menyediakan pendidikan dan informasi rutin kepada para mitra. Tempat penampungan wanita tersebut secara aktif berpartisipasi dalam diskusi masyarakat tentang kekerasan berbasis gender. Tempat penampungan wanita tersebut menyajikan perspektif profesional ketika undang-undang yang terkait dengan masalah tersebut sedang diproses di Althingi. Tempat penampungan wanita tersebut berpartisipasi dalam acara-acara yang diselenggarakan, seperti seminar, konferensi, dan pertemuan, yang membahas kekerasan berbasis gender dan upaya hukum terhadapnya. Tempat penampungan tersebut secara aktif berpartisipasi dalam kerja sama Nordik dan internasional di bidang ini.

Sumber daya manusia, organisasi dan operasi

Panti asuhan perempuan berupaya memastikan bahwa sumber daya manusianya memiliki pengalaman dan kemampuan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dan nilai-nilai operasional. Dilakukan upaya untuk memastikan bahwa staf baru menerima pelatihan yang baik dan tepat. Pengembangan profesional berkelanjutan dipromosikan sejalan dengan rencana pengembangan profesional yang disiapkan oleh karyawan dan manajer. Karyawan menunjukkan rasa hormat satu sama lain dan dipandu oleh komunikasi yang positif. Manajer harus mempromosikan konsultasi yang baik melalui pendengaran aktif dan ruang untuk berekspresi. Aliran informasi yang baik dipastikan dalam kelompok kerja, melalui pertemuan rutin dan penggunaan media komunikasi yang tepat sasaran. Untuk memastikan kualitas layanan dan koordinasi dalam operasional, proses kerja yang jelas dan metode kerja yang disiplin diterapkan. Diskusi yang bermanfaat dan adil tentang apa yang dapat ditingkatkan didorong. Panti asuhan perempuan dijalankan secara bertanggung jawab sesuai dengan anggaran. Upaya dilakukan untuk memastikan transparansi dalam pengambilan keputusan dan aliran informasi antara dewan dan staf.